Normalisasi Saluran Air di Kelurahan Wates Senilai 1,5 Milyar Sudah Selesai Dikerjakan

Normalisasi Saluran Air di Kelurahan Wates Senilai 1,5 Milyar Sudah Selesai Dikerjakan

Selasa, 10 Desember 2024

Tombakjatim.blogspot.com
Mojokerto-Kota10/12/2024

Lokasi Pekerjaan Proyek Normalisasi Saluran di Kelurahan Wates, Kota Mojokerto
Kota Kita Mojokerto Pekerjaan Normalisasi saluran air di Kelurahan Wates, Kecamatan Magersari Kota Mojokerto sudah selesai dikerjakan. 

Tersebar pada enam lokasi berbeda, dari sumber dana; APBD Pemerintah Kota Mojokerto Paket pekerjaan senilai;
Rp.1.453.456.710.00 ini dikerjakan oleh;
CV. Angga Perkasa sebagai kontraktor pelaksana. 
CV. Bintang Nusantara Consultan
Sebagai Konsultan Supervisi
Waktu pelaksanaan 120 Hari Kalender.

Pemkot Mojokerto tampaknya sedang gencar-gencarnya meningkatkan kualitas pemukiman di wilayah Kecamatan Magersari. Tahun 2024 ini Kelurahan Wates menjadi salah satu wilayah sasaran. 

Salah satunya adalah pekerjaan pemasangan U-Dith di enam lokasi diantaranya; 
Saluran Bancang Gg.5, Saluran Karanglo II, Saluran Griya Permata Ijen, Saluran Griya Permata Ijen B1, Saluran Willis Raya dan saluran Bromo.

Anggaran negara yang sudah digelontorkan untuk membiayai pekerjaan ini juga diikuti dengan  supervisi yang ketat.

Pekerjaan dengan gambar sudah sesuai perencanaan. Pada Detail Engineering Desain didapati pada lapisan lantai bawah sebelum pemasangan U-dith terdapat  pengaplikasian Urugan Pasir.

Normalisasi di Kelurahan Wates hanya satu titik saja, di sebelah sisi utara Jalan Ijen Raya dengan panjangnya hampir kurang lebih sekitar satu kilometer. 

Sementara itu dikonfirmasi awak media Konsultan Supervisi Aldi Menyampaikan 
"Mengenai bangunan saluran di Kelurahan Wates itu dari batu kali atau bata sehingga kita ganti, meningkat menjadi saluran yang memakai U-dith dengan sistem normalisasi dan rehab nya

Normalisasi kaitannya untuk mengurangi terjadinya genangan atau banjir di wilayah yang ada di lokasi. Tidak seluruhnya karena anggaran kita terbatas, sehingga tempat-tempat mana yang kiranya menjadi langganan genangan air, "tegasnya.

Jurnalis Yustinia