Tombakjatim
Mojokerto 28/12/2024
Sekumpulan para pelukis seni yang ada di Jawa Timur-Indonesia menggelar pameran seni lukisan tangan di salah satu di Cafe Arsedam Kemlagi Kabupaten Mojokerto Provinsi Jawa Timur yang berlangsung pada 28 Desember 2024 Malam hari sekira pukul 20:00 Wib hingga selesai Dan bakal berkelanjutan ke Cafe Cafe lainnya
Salah satu Peserta Komunitas pelukis Warga Asal Jombang -Jawatimur yang Akrab dipanggil Yon Sulaiman, menjelaskan gelaran seni tersebut menampilkan Kurang lebih 50 karya dari seniman yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia.
"Niki acarae sekumpulan para pelukis yg pengin eksis mengadakan pameran yg dimulai dari kafe2 dulu kita pelukis mencoba mengenalkan karya lukisan dari arus bawah dan ini insyaallah akan berkelanjutan ke cafe2 lainnya ,sudah kita agendakan mas
“Ini juga upaya untuk mengajak masyarakat, tak terkecuali anak muda untuk mengetahui karya-karya seni lukis. Harus ada regenerasi antusiasme seni ke anak-anak muda,” ucapnya Sabtu (28/12/2024).
Karya lukis tangan tersebut, kata dia, ditampilkan dengan desain yang mendukung para penikmat seni yang ingin menjadikannya konten di era digital saat ini.
“Untuk mendapatkan engagement (interaksi) lebih. Kayak dia tidak antusias dengan seni, agar tertarik untuk datang dengan pameran seni. Jadi ini loh lukisan itu, ternyata ekplorasi seni itu besar,” ujarnya.
Menurutnya, upaya tersebut dilakukan agar pameran seni yang pembuatannya dengan tangan itu, bisa memberi kesan yang tidak membosankan.
Yon sulaiman juga menyebut seni merupakan aksi tentang memulai sesuatu yang dapat menghadirkan inspirasi, baik bagi diri sendiri maupun banyak orang.
“Juga untuk menyampaikan pesan, seperti tentang isu-isu yang ada. Jadi kita lihat turunannya juga, seni itu penting,” ujarnya.
Lebih lanjut, selain memiliki nilai estetik, seni juga menjadi penyeimbang dalam kehidupan. “Pentingnya seni, kalau tidak ada seni bisa stres, sesimple itu,” tuturnya.
Sebagai informasi, karya-karya seniman dari berbagai daerah itu, selain dipamerkan juga dapat dibeli, yakni dengan harga yang berbeda-beda dari setiap karya pelukis.
Pewarta:(M.yunus)