Tombakjatim.blogspot.com
Mojokerto 23/22/2024
Jalan usaha tani (JUT) adalah jalan yang dibangun oleh pemerintah atau masyarakat dengan tujuan untuk memudahkan transportasi dan aksesibilitas ke lahan pertanian.
Jalan ini biasanya untuk bisa menghubungkan antara lahan pertanian dengan jalan raya utama, serta menghubungkan antara lahan pertanian dengan sumber daya pertanian seperti irigasi dan input pertanian lainnya.
"Jalan usaha pertanian memiliki peran penting dalam upaya meningkatkan produktivitas pertanian, mempermudah transportasi hasil pertanian dan aksesibilitas ke lahan pertanian, serta meningkatkan kesejahteraan petani dan masyarakat di sekitar lahan pertanian.
Melihat pentingnya keberadaan JUT, Pemerintah Desa Kedungmaling mengupayakan untuk membangun JUT menuju ke arah utara desa yang berada di Dusun Kedungmaling JUT yang dibangun ini akan memberikan manfaat langsung ke sekitar lahan pertanian dan di wilayah Jalan Desa dan gang Kedungmaling.
Disitu ditemukan tidak terlihat papan plang proyek. Belum dapat diketahui, apakah ini sengaja atau memang lupa.
Selanjutnya saat pengerjaan pengecoran terlihat seperti mengabaikan aspek K3 apakah ini memang ada unsur kesengajaan atau tidak. Padahal mengabaikan
mengabaikan faktor keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dimana aturan dan dasar hukumnya jelas mengacu pada UU no.1 tahun 1970 dimana dengan jelas menyebutkan tentang keselamatan kerja:
Permenaker no.5 tahun 1996 tentang sistem Management keselamatan dan Kesehatan Kerja.
Permenaker no.4 tahun 1987 tentang Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (P2K3).
"Bapak Yulianto sebagai pelaksana proyek adalah Tim Pelaksana Kegiatan (TPK).
Desa Kedungmaling yang diawasi langsung oleh Pejabat Pengelola Keuangan Desa (PPKD). Pengawasan ini multak dibutuhkan agar setiap pengerjaan proyek berlangsung secara transparan dan akuntabel, sehingga serta
tertib administrasi mulai dari perencanaan, pengerjaan, sampai dengan pelaporannya.
Sangat disayangkan Pengerjaan Proyek tidak diawali persiapan lahan dengan melakukan pengurugan pasir batu (sirtu) agar dasar badan jalan padat dan rata terlebih dahulu.
Pada Senin, 23 Desember 2024, tercatat pengerjaan proyek JUT Tahap 2 sudah mencapai 85%, walaupun pada yang baru lalu sempat terkendala hujan lebat namun tidak menjadikan suatu hambatan dalam proses pelaksanaan sehingga sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.
Diharapkan dalam satu dua hari ini, pekerjaan pengecoran yang masih tersisa sekitar 50 meter dapat diselesaikan semuanya, dan pada JUT sudah bisa dilewati. Sebagaimana kita ketahui, untuk setidaknya dibutuhkan waktu 14 hari agar pengecoran beton mencapai perkerasan optimal.
"Namun karena kondisi lahan JUT yang sempit, ready mix terpaksa dilangsir menggunakan truk kecil yang membawa beton cor dari ujung utara menuju ke lokasi pengerjaan proyek. Penggunaan ready mix ini dipilih dengan alasan efisiensi dan efektifitas pekerjaan serta agar bisa diperoleh campuran beton yang konsisten sesuai dengan spesifikasi yang diharapkan.
Hingga Berita ini diterbitkan Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) belum bisa Memberikan Klarifikasi nya dihubungi lewat Acount WhatsApp nya (08224572xxxx)TPK yang disebut sebut dengan nama Yulianto berjanji Akan Menemui Awak media pada hari Kamis depan guna memberikan Klarifikasi nya
Jurnalis Johanes