Bukan PWI Persatuan Wartawan Indonesia, Melainkan Paguyuban Wartawan Indonesia, Catut Puluhan Nama Media Dibuat Kedok Penggalan Dana Di Segala Instansi Swasta Dan Birokrasi Kepala Desa.
Mengaku Sebagai LSM dan Juga sebagai Wartawan, Membawa Lembaran Edaran Berisi Tulisan Paguyuban Wartawan Indonesia yang di dalam Isi Tulisan Tersebut Mencatut Nama-nama Perusahaan PERS Besar Yang ada Di Indonesia Ini.
Lembaran Tersebut Di buat penggalang Dana yang di duga untuk kepentingan Diri sendiri oleh seseorang Yang mengaku sebagai LSM dan Juga mengaku Sebagai Wartawan.
Sehingga Banyak Kecaman oleh beberapa awak Wartawan yang tidak menerimahkan atas Tindakan kelakuan Seorang Yang mengaku sebagai LSM dan wartawan tersebut yang notabenenya Tidak jelas di duga Bernama (SAMSUL)
Orang ini keluar masuk Instansi Swasta maupun birokrasi kepala Desa dan Lain-lain, untuk penggalangan dana yang mencatatkan Nama-nama Perusahaan PERS Besar, yang intinya Supaya Dipercaya Oleh Instansi - instansi supaya mendapatkan Uang yang Besar Nilainya.
Untuk Saat Ini para perusahaan PERS dan beberapa Wartawan melaporkan ke Mapolres Pasuruan atas adanya Orang Yang memakai Nama PWI untuk penggalangan Dana Pribadi tersebut.
Kejadian Tersebut Ada diwilayahnya PASURUAN, sehingga dengan adanya modus itu, kini para awak media dan Perusahaan PERS merasa di rugikan karena banyak yang mengira dari beberapa instansi dan birokrasi bahwasanya itu benar-benar dari perkumpulan media perusahaan PERS yang besar melakukan kerjasama.
Ketua IJB Indonesia Jurnalis Bersatu (Gus NYOTO NH) kecam tindakan orang itu dan supaya orang itu ditangkap supaya memberikan hak jawab dan mengklarifikasi kepada seluruh elmen instansi yang ada di Pasuruan supaya biar tidak ada tuduhan terhadap PERS yang menyalahgunakan penggalangan dana seperti itu. Pungkas nya.
PERS tetap Bersih dan tetap mencerminkan sebagai Lembaga yang dibawa Payung UU PERS NO 40 TAHUN 1999.
Pewarta :(Nyoto)