Kasus Penganiayaan Bakso Solo Kini Resmi Ditindaklanjuti ke Proses Hukum, Korban Didampingi LBH Lentera Keadilan

Kasus Penganiayaan Bakso Solo Kini Resmi Ditindaklanjuti ke Proses Hukum, Korban Didampingi LBH Lentera Keadilan

Rabu, 16 April 2025

Tombak Jatim
Mojokerto,17 April 2025 

Kasus penganiayaan yang telah
menimpa tiga korban dalam kasus insiden "Bakso Solo" kini resmi ditindaklanjuti serius oleh aparat penegak hukum dari Polsek Dlanggu dan Polres Mojokerto. Salah satu korban, Yusron, kini mendapatkan pendampingan hukum dari Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (YLBH) Lentera Keadilan Rakyat Kabupaten Mojokerto.

Kuasa hukum korban, Nurkosim, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menemui penyidik untuk memastikan kejelasan proses hukum atas laporan korban serta perkembangan penyelidikan yang tengah berjalan. 

“Kasus ini telah naik ke tahap penyidikan, dan penyidik sudah memeriksa beberapa saksi. Berdasarkan alat bukti yang ada, sudah cukup untuk menentukan tersangka,” jelas Nurkosim.

Ia menambahkan, untuk dua korban lainnya, tim hukum akan melakukan koordinasi lebih lanjut dengan pihak Polres Mojokerto guna mengetahui progres penanganan masing-masing laporan. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa seluruh korban memperoleh keadilan yang setimpal.

Sementara itu, keluarga salah satu korban, Mardianto, mendesak agar kepolisian bertindak tegas dan cepat dalam menangani kasus ini. 

“Kami berharap kasus hukum  benar-benar ditegakkan di negara ini. Jangan sampai kasus ini mandek atau berlarut-larut apalagi masih belum ada penahanan terhadap kedua pelaku hanya rutin absen, "ungkapnya.

Insiden penganiayaan ini sempat menghebohkan warga sekitar, terutama karena diduga terjadi dalam konteks perselisihan yang belum sepenuhnya diungkap ke publik. Namun, dengan keterlibatan lembaga bantuan hukum serta dorongan dari keluarga korban, diharapkan proses hukum bisa berjalan sesuai dengan prinsip keadilan.

Pihak Polres Mojokerto hingga berita ini diturunkan belum memberikan keterangan resmi terkait penetapan tersangka ataupun perkembangan terbaru dari dua korban lainnya. 

Publik kini menunggu langkah tegas dari aparat penegak hukum dalam menyelesaikan kasus ini secara adil dan transparan.

Pewarta : Yohanes