Samsat Gresik Antisipasi Lonjakan Wajib Pajak Awal Bulan, Optimalkan Personel dan Layanan Digital

Samsat Gresik Antisipasi Lonjakan Wajib Pajak Awal Bulan, Optimalkan Personel dan Layanan Digital

Selasa, 05 Mei 2026

GRESIK – Suasana di Kantor Bersama Samsat Gresik tampak berbeda pada awal bulan Mei ini. Sejak pintu pelayanan dibuka pukul 08.00 WIB, gelombang warga yang hendak mengurus administrasi kendaraan bermotor mulai memadati area tunggu. Momentum awal bulan memang selalu menjadi tantangan tersendiri bagi kesiapan infrastruktur layanan publik di Kota Pudak ini pada Selasa, 05/05/26.

Antrean di ruang tunggu memang tampak lebih padat dari biasanya. Namun, hal ini diimbangi dengan kesigapan petugas.

"Awal bulan memang selalu ramai, Mas. Tapi syukurlah, meski ramai, petugas di sini cukup taktis. Tadi saya sempat bingung soal berkas fotokopi, tapi langsung diarahkan dengan jelas," ujar Hariyanto (38), salah satu warga asal Manyar yang sedang mengurus perpanjangan STNK.

Samsat Gresik tampaknya terus berupaya mengoptimalkan layanan digital untuk memecah kepadatan. Selain layanan di kantor induk, keberadaan Samsat Drive Thru dan aplikasi pembayaran online menjadi solusi efektif bagi warga yang ingin menghindari antrean di dalam gedung.

Di ruang tunggu utama, fasilitas pendingin ruangan bekerja maksimal, menjaga suhu tetap sejuk di tengah cuaca Gresik yang cukup terik pagi ini. Adanya fasilitas tambahan seperti sudut baca dan charging station sangat membantu saya untuk menunggu proses administrasi selesai.

Papan pengumuman mengenai rincian biaya PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak) terpampang jelas. Setiap transaksi diakhiri dengan pemberian struk resmi, memberikan kepastian bagi masyarakat bahwa proses berlangsung secara akuntabel dan bebas dari praktik pungutan liar.

Menanggapi lonjakan wajib pajak di awal bulan ini, pihak berwenang di Kantor Bersama Samsat Gresik menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan antisipasi sejak dini. Pihak Kanit Regident Satlantas Polres Gresik menyatakan bahwa penambahan personel di titik-titik krusial menjadi strategi utama.

"Kami menyadari awal bulan selalu menjadi puncak aktivitas masyarakat. Oleh karena itu, personel di bagian verifikasi berkas dan pemandu layanan kami tambah agar tidak terjadi penumpukan yang terlalu lama. Fokus kami adalah kecepatan tanpa mengesampingkan ketelitian," jelasnya saat ditemui di sela-sela pemantauan layanan.

Selain itu, bagi wajib pajak yang datang dari jarak jauh atau belum sempat sarapan karena mengejar nomor antrean pagi, tersedia area kantin yang tertata rapi di area belakang.

"Fasilitasnya cukup lengkap ya, toiletnya bersih dan ada kantin juga. Jadi kalau nunggu berkas diproses, kita nggak perlu bingung cari minum atau sekadar ke belakang," tutur salah satu warga yang tengah beristirahat.

Bharaa